Dugaan Korupsi, Dua Mantan Kades dan Bendahara Ditetapkan Tersangka

example banner

Teks Foto: Mantan Kades Malaju, AH dan Bendahara Manggeasi, FL Ditahan di Polres Dompu.

NTB | Mandiri Cyber – Kasus Dugaan Korupsi, dua mantan Kepala Desa (Kades, red) Malaju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, berinisial AH (51) dan Mantan Kepala Desa Manggeasi beserta Bendahara Desa, FL (26) bendahara nya yang ditangani Sat Reskrim Polres Dompu Unit Tipikor sejak 2019 sesuai dengan Laporan polisi LP/313/VIII/2019/NTB/Res. Dompu, tanggal 19 Agustus 2019 sudah memasuki tahap akhir, sesuai dengan Laporan polisi LP/126/IV/2018/2020, tanggal 08 April 2018, telah dinyatakan lengkap (P-21) oleh pihak kejaksaan.

Untuk dugaan korupsi ini penyidik menetapkan dua tersangka, selain FL, juga mantan Kepala Desa manggeasi, SH (54) yang saat ini melarikan diri dan sudah berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang).

Kanit Tipikor Sat Reskrim Polres Dompu, Ipda Rusnadin saat dikonfirmasi awak media, Kamis (01/10/2020) mengatakan, bahwa dua berkas perkara kasus dugaan korupsi mantan kepala Desa Malaju, Kecamatan Kilo dan bendahara Desa Manggeasi sudah dinyatakan lengkap oleh kejaksaan (P-21) dan mantan Kepala Desa Manggeasi masih dalam DPO.

“Saat itu kedua tersangka sudah kami tahan di Polres Dompu, untuk tersangka lain mantan Kepala Desa Manggeasi masih dalam pencarian,” ungkapnya.

Menurutnya, setelah kedua tersangka ini ditahan, dalam waktu dekat akan segera melakukan serah tahap dua (penyerahan tersangka dan barang bukti) ke Kejaksaan.

“Mantan Kepala Desa Manggeasi yang kabur tetap kami lakukan pencarian,” ujarnya.

Ditambahkannya, bahwa hal Ini adalah wujud komitmen pihaknya untuk tetap serius dalam menangani kasus korupsi dan ini bisa dijadikan indikator jelas tidak ada yang bisa lolos jika memang hasil penyidikan terbukti melakukan korupsi.

(NTB | MC)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!