PKN Laporkan Dugaan Korupsi dan Pemalsuan ke Polda

example banner

PAPUA | Mandiri Cyber – Team pemantau keuangan negara (PKN) melaporkan dugaan Korupsi Gaji dan Dana Tunjangan Para guru Mamberamo Raya dengan Modus manipulasi dan dugaan pemalsuan tanda tangan penerimaan Tunjangan ( Fiktif ) ke Polda Papua.

Demikian dikatakan ketua Umum Team PKN Pusat, Patar Sihotang, SH., MH kepada awak media, Selasa (25 Agustus 2020) kemarin.

Berdasarkan Laporan dari masyarakat Mamberamo raya yang minta namanya dirahasikan mengatakan, bahwa diduga terjadi Korupsi di Dinas Pendidikan dan meminta Team PKN melaporkan ke Penegak Hukum,” ucap Patar.

Dijelaskannya, adapun anggaran atau dana guru yang diduga di korupsi atau di manipulasi antara lain adalah:

1.DANA GAJI 13 dan 14 Tahun 2019

A.Bahwa BA memerintahkan bendahara gaji xx agar gaji guru- guru PNS dilingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Mamberamo Raya dibayarkan secara manual. Bahwa akibat dari pembayaran gaji secara manual ini, sebagian gaji guru- guru PNS dinas pendidikan hilang yaitu sebanyak 269 guru tidak menerima gaji 13 dan 120 orang guru tidak menerima gaji 14.dengan besar dana gaji 13 dan 14 adalah sebesar gaji pokok dengan Jumlah guru- guru dan pegawai dinas pendidikan Mamberamo raya ada sebanyak 402 orang.

B.Bahwa bendahara gaji xx tidak bertanggung jawab melaksanakan tugasnya, karena setelah melakukan pencairan di bank, yang bersangkutan tidak langsung membayarkannya, tetapi diberikan kepada orang lain untuk melakukan pembayaran dengan tidak disertakan berita acara penyerahan uang, dan daftar gaji yang tidak sesuai.

Daftar gaji yang selama ini digunakan oleh bendahara gaji xx untuk melakukan pembayaran gaji, sangat tidak sesuai dengan aturan pembuatan daftar gaji PNS dan gaji dibayarkan tidak sesuai dengan jumlah nominal yang ada dalam daftar gaji. Setelah bendahara gaji xx memberikan uang kepada orang lain untuk melakukan pembayaran secara manual di kantor dinas pendidikan Mamberamo raya.

C.Bahwa Selama ini pembayaran untuk gaji guru- guru PNS dan pegawai dinas pendidikan Mamberamo raya adalah langsung masuk ke rekening gaji. Namun ternyata disengaja bahwa gaji guru- guru diberikan secara manual, sehingga banyak guru- guru tidak bisa datang ke kantor dinas pendidikan Mamberamo raya, karena situasi libur lebaran dan sudah liburan ke kampung masing -masing. Bagi guru- guru yang tidak datang akhirnya gaji mereka semuanya hilang.

D.Bahwa Guru- guru yang belum menerima gaji 13,14, mereka menuntut supaya dibayarkan oleh dinas pendidikan Mamberamo raya, namun tidak dibayarkan juga sehingga guru- guru melakukan mogok mengajar Akibat tidak dibayarkan tersebutlah sehingga guru- guru mogok mengajar , memalang kantor dinas pendidikan Mamberamo raya hingga meminta bapak Bupati Kabupaten Mamberamo Raya untuk meminta pertanggung jawaban atas hilangnya gaji para guru yang ada di kabupaten maberamo raya, bahkan kepala dinas menandatangani surat pernyataan di atas materai 6.000 untuk dapat menghadirkan bendara gaji dalam waktu 3X24 jam. Namun setelah lewat waktu yang disepakati, kami guru- guru kembali lagi untuk menemui kepada dinas Pendidikan xx namun yang bersangkutan menghindar tidak mau menemui para guru.

Bahwa sampai laporan ini PKN laporkan ke Ditreskrimsus Polda Papua, ,para guru belum mendapatkan hak- hak ya sampai sekarang ini.

2.DANA BANTUAN OPERASI SEKOLAH KABUPATEN BOSKAB JUNI-DESEMBER 2019 dan MARET-JUNI 2020

A.Kabupaten Mamberamo Raya dalam pertiga bulan menerima bantuan operasional sekolah dari kabupaten Mamberamo raya (namanya adalah BOSKAB). Namun dari bulan Juni sampai Desember 2019 semua sekolah yang ada di kabupaten Mamberamo raya tidak menerima dana BOSKAB tersebut. Ada sebanyak antara lain 16 PAUD 75 SD 19 SMP dan untuk SMA dianggarkan lewat propinsi.

Bahwa Dana BOSKAB sekolah yang ada di kabupaten Mamberamo raya berpariasi, ada yang Rp.53 juta, Rp.52 juta, Rp.43 juta semua tergantung dari jarak dan akses sekolah tersebut.

B.Bahwa Selama 6 bulan lamanya (dua triwulan) dana BOSKAB tidak disalurkan oleh dinas pendidikan ke setiap sekolah- sekolah yang ada di kabupaten Mamberamo raya. Dalam anggaran dana BOSKAB tersebut sudah termasuk di dalamnya biaya untuk gaji guru honor daerah yang dibayarkan maksimal 3 orang guru honor setiap sekolah.

Gaji guru honor untuk satu (1) orang sebesar Rp.6 juta. Honor daerah yang ada di setiap sekolah tersebut ada 3 orang maka menjadi Rp.18 juta. Namun ada juga sekolah yang memiliki guru honor 4 orang, sehingga untuk membayar honor 1 orang ini yang lebih dari 3 orang tadi maka sekolah mengeluarkan anggaran dari dana BOSKAB tersebut.

C.Bahwa Jika dana BOSKAB sekolah tersebut tidak dibayarkan bagaimana sekolah membayarkan gaji guru honor tersebut. Dari bulan Juni sampai Desember 2019 dana BOSKAB tidak dibayarkan full, namun hanya gaji honor daerah untuk 3 orang saja yang dibayarkan oleh dinas pendidikan mamberamo raya pada bulan desember. Biasanya guru honor daerah menerima gaji per tiga bulan namun mulai dari Juni sampai Desember 2019 guru honor baru menerima gaji mereka, itupun setelah kepala sekolah- kepala sekolah mendesak.

3.DANA TUNJANGAN KEPALA SEKOLAH dan PENGAWAS SEKOLAH

A.Sebagai kepala sekolah yang sudah dilantik dan memiliki SK pelantikan oleh Bupati Mamberamo Raya berhak mendapatkan tunjangan kepala jabatan kepala sekolah, baik TK/PAUD, SD, SMP, dan Pengawas Sekolah. Kabupaten Mamberamo Raya memiliki 16 TK/PAUD, SD sebanyak 75, SMP 19 sekolah semua kepala sekolah baik PAUD/TK, SD, SMP dan pengawas sekolah tidak menerima tunjangan tersebut.

B.Bahwa besarnya tunjungan jabatan kepala sekolah dan pengawas sekolah untuk PAUD/TK sebesar Rp.1 juta, SD sebesar Rp.1 juta, untuk SMP Rp.1.250.000 dan pengawas sekolah sebesar Rp.1,5 juta. tunjangan jabatan ini telah hilang semenjak bulan Juni –Desember 2019 dan Januari- Juni 2020. Dan bahkan ada daftar penerimaan tunjangan ini namun diduga palsu.

Team PKN berpendapat bahwa Guru dijuluki sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Pahlawan bukan hanya mereka yang berjuang di medan tempur, melainkan juga mereka yang memberikan segalanya demi Pendidikan dan mendedikasikan seluruh hidupnya untuk mendidik siswa-siswinya. Bahkan ia rela mengorbankan waktu, tenaga, dan pikirannya hanya untuk melayani mereka (murid-murid). Berkat kerja kerasnya, maka guru menjadi salah satu tokoh yang paling berpengaruh dalam kehidupan kita. Boleh dikatakan, karena kehadiran merekalah kita yang ada saat ini bisa menikmati dunia pendidikan.

Maka dengan demikian Team PKN mengharapkan agar jangan lagi para guru-guru ini di korbankan dengan cara- cara manipulasi dan mengambil hak- hak para guru dan ASN yang ada dinas Pendidikan,” tegas Patar Sihotang, SH., MH.

PKN juga menilai Bupati sebagai pimpinan harus bertanggung jawab pada pelaksanaan penyelenggraan negara termasuk penyelenggaraan Pendidikan dan harus bersikap tegas dalam pengambilan tindakan penyelesaian pada kasus ini.

Team PKN berharap kepada Kapolda Papua, Kapolres Mamberamo Raya, Kajati dan Kajari Jayapura agar memproses laporan Team PKN ini dan memberikan penanganan khusus karena para korban nya adalah: Para guru- guru yang bertugas mengajar dan mendidik murid- murid yang mana masih banyak di daerah pedalaman yang harus berjuang mempertahankan kelansungan sistim Pendidikan dan juga kelansungan kehidupannya di daerah pedalaman Mamberamo raya,” harap Patar Sihotang, SH., MH.

(Papua, MC)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!