Kabareskrim: Ada Ancaman Pidana Bagi Penyebar Berita Hoak di Medsos

example banner

JAKARTA (MANDIRI CYBER) – Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si memberi himbauan kepada masyarakat untuk bijak dalam penggunaan media sosial (Medsos) di tengah pandemi Covid-19.

“Terkait penggunaan medsos tolong digunakan untuk hal- hal yang bersifat positif dan informatif dalam rangka upaya pencegahan covid-19,” ungkap Pati Polri, Senin (06/04/2020).

Komjen Pol Listyo mengingatkan agar penggunaan medsos tidak untuk membuat konten hoax atau pemberitaan bohong. Sebab, di tengah pandemi saat ini, informasi menyesatkan akan membuat masyarakat resah dan bingung.

“Jangan digunakan untuk bikin hoax yang membuat masyarakat menjadi bingung dan resah, gunakan untuk hal yang bersifat informatif dan positip sehingga masyarakat selalu waspada dan melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap virus corona, jangan digunakan untuk hal-hal yang bersifat provokatif dan melanggar UU ITE,” imbau Kabareskrim Polri.

Ditegaskan Jenderal bintang tiga ini, ada ancaman pidana bagi siapapun yang dengan sengaja menyebarkan konten hoax di media sosial. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama melawan Virus Corona.

“Saatnya kita bersama-sama memerangi virus Covid-19, jangan sebaliknya, informasi sesat dan bikin onar di medsos akan kita proses tegas,” terang Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

“Membuat berita sesat yang bikin keonaran dan menyesatkan masyarakat dan meresahkan masyarakat sebaiknya ditinggalkan dan jangan dilakukan lagi, Undang-undang tentang penggunaan medsos dan media lain semua sudah diatur mana yang boleh dan yang tidak boleh, semua sudah jelas dan UU harus ditegakkan, semua harus bersatu padu untuk memerangi covid 19, ini bukan waktunya untuk lakukan hal yang sebaliknya,” jelas Kabareskrim Polri.

(Divisi Humas Polri, MC, Admin)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!