Kanwil Kumham Riau Laksanakan Gerakan Cuci Tangan Antisipasi Covid 19 - MANDIRI CYBER

Kanwil Kumham Riau Laksanakan Gerakan Cuci Tangan Antisipasi Covid 19

example banner

PEKANBARU (MANDIRI CYBER) –
Kantor Wilayah Kumham Riau melaksanakan gerakan cuci tangan menggunakan hand sanitizer yang telah di sebar di lokasi strategis Kanwil Kumham Riau serta melakukan cek kesehatan bersama dokter yang didatangkan dari UPT Pemasyarakatan di Pekanbaru, Rabu (18/03/2020).

Hal itu dilakukan sehubungan dengan surat edaran dari Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI nomor SEK-02.OT.02.02 tanggal 13 Maret 2020 tentang pencegahan dan penanganan Corona Virus Disease (COVID-19), serta surat edaran dari Gubernur Riau terkait Kewaspadaan dan Pencegahan Covid-19.

Kepala Kanwil Kumham Riau, Lucky Agung Binarto, menyampaikan pesannya bahwa mencuci tangan dan mengenakan masker merupakan salah satu langkah penting untuk menjauhkan diri dari potensi terkena virus yang saat ini sedang melanda di seluruh dunia.

Kakanwil mengajak setiap pegawai agar selalu menjaga kesehatan. Bagi pegawai yang sedang tidak dalam keadaan sehat diperkenankan untuk beristirahat di rumah dengan melampirkan surat keterangan dari rumah sakit.

Kanwil Kumham Riau juga akan memberlakukan Work From Home (bekerja dari rumah) dengan syarat tetap melaksanakan tugas-tugas yang diperintahkan atasan dan tidak diperbolehkan keluar dari kota Pekanbaru terhitung mulai hari Kamis, 19 Maret 2020 dengan sistem shift (piket).

“Musibah dan rezeki merupakan takdir dari Tuhan Yang Maha Kuasa, tapi bukan berarti kita harus berdiam diri dan berpangku tangan serta tidak mau berusaha. Intinya lakukan pola hidup sehat dan makan makanan bergizi serta berolahraga,” ajak Kakanwil.

Satu persatu pegawai Kanwil Kumham Riau mengikuti tes kesehatan dengan dilakukannya scan terhadap suhu tubuh. Sebelum di scan, pegawai diwajibkan mencuci tangan dengan bimbingan dan peragaan para dokter sehingga seluruh pegawai mendapatkan pemahaman yang baik dan diharapkan menularkan ilmu tersebut kepada masyarakat dan orang-orang disekitarnya.

Hasil pantauan, tidak ditemukan pegawai yang memiliki suhu tubuh tinggi diatas 38 derajat celcius disertai batuk dan pilek yang dicurigai sebagai tanda awal indikasi terpapar Covid-19.

(HUMAS KANWIL KUMHAM RIAU/MC, Admin)

Loading...
error: Content is protected !!