Deputi Pemberantasan BNN RI Penuhi Undangan Dirjen Bea dan Cukai

example banner

JAKARTA (MANDIRI CYBER) – Irjen Pol Arman Depari selaku Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN RI) memenuhi undangan Dirjen Bea dan Cukai dalam pengungkapan kasus penyelundupan 29,5 Kg sabu dan 23 ribu butir pil ekstasi.

Pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerjasama antara Bea Cukai, BNN dan Kepolisian Republik Indonesia.

Puluhan kilo barang bukti yang didapat dari tiga pengungkapan kasus narkotika, dirilis bersamaan dengan berhasil diungkapnya penyelundupan oleh tim bea cukai berupa 874 bal pakaian, 118 unit ban alat berat serta 57 roll karpet.

Pengungkapan kasus narkotika yang dirilis oleh Bea Cukai adalah buah dari kerjasama antara Bea Cukai, BNN dan Polri yang tergabung dalam operasi BERSINAR. Sejak dimulainya operasi ini, yakni 29 Februari 2020 hingga 09 Maret 2020, tercatat telah berhasil diungkap 18 kasus narkotika dengan total barang bukti 78,1 Kg narkotika.

Irjen Pol Arman Depari menilai kerjasama yang telah terjalin antara BNN, Bea Cukai dan Polri harus terus ditingkatkan, mengingat semakin berkembangnya modus operandi sindikat narkotika.

“Seluruh kasus ini memiliki keterkaitan. Sindikat ini tergolong kuat, solid dan punya kemampuan serta keuangan yang kuat. Untuk itu

Sinergitas perlu, agar kita punya kemampuan yang sama kuat,” ungkapnya.

Jenderal bintang dua ini menambahkan narkoba tidak hanya menimbulkan penyakit medis, tetapi juga penyakit masyarakat,” terang Deputi Pemberantasan BNN RI.

Hal senada juga diutarakan Dirjen Bea Cukai, Heru Pambudi, menilai penindakan secara kontinyu dan masif yang dilakukan merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkoba.

“Tidak hanya itu, kita juga melindungi masyarakat dari kerugian ekonomi akibat penyelundupan. Corona sudah menyebabkan masyarakat kesulitan (secara ekonomi), jangan ditambah lagi dengan hal seperti ini,” pungkas Heru Pambudi.

(Biro Humas dan Protokol BNN/MC, Admin)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!