Petugas BNN RI Ungkap Transaksi Jual Beli Sabu

example banner

RIAU | MANDIRICYBER

Petugas BNN RI berhasil mengungkap transaksi jual beli narkoba jenis sabu-sabu dan menyita sejumlah barang bukti, Jum’at (17 Mei 2019) siang.

 

Kepala Biro Humas BNN RI, Kombes Pol Sulistyo Pudjo, SIK. MSI kepada Wartawan, Minggu (19/05/2019) mengatakan, terungkapnya hal itu berawal dari informasi masyarakat bahwa pada pukul 11:45 WIB di Jalan Lintas Duri-Dumai, Riau akan ada transaksi jual beli sabu -sabu.

Selanjutnya tim yang dipimpin oleh BNN RI, melakukan penyelidikan dan didapat informasi bahwa sabu tersebut akan diserahterimakan kepada ketiga orang tersangka yang mengendarai mobil fortuner warna putih.

Setelah dilakukan profiling ternyata target sudah serahterima dan sabu sudah ada dalam mobil fortuner selanjutnya petugas berusaha mengejar, dikarenakan mobil fortuner berkecepatan tinggi, sehingga tim lain yang masih melakukan pencarian mobil tersebut bekerjasama dengan salah satu supir mobil truk dan meminta tolong agar truk fuso tersebut dipalang ditengah jalan guna menghentikan laju fortuner yang berkecepatan tinggi tersebut.

Tepat di daerah jalan raya daerah kelurahan Pelintung, mobil fortuner dapat terhenti karena truk fuso yang posisi menghalangi laju fortuner tersebut. Karena curiga akhirnya supir fortuner memundurkan kendaraannya dengan kecepatan tinggi dan sudah dilakukan tembakan peringatan dan mengarah ke arah mobil fortuner, namun mobil tersebut tetap tancap gas mundur kebelakang sehingga menabrak mobil petugas lainnya.

Atas kejadian tersebut, dua orang tersangka mengalami luka tembak dikaki, dan satu orang tersangka lainnya dalam kondisi sehat.

Tersangka, kendaraan dan seluruh barang bukti berhasil diamankan sekitar pukul 04:00 WIB di Jalan raya Arifin Ahmad, KM 17 Kel. Pelintung, Kec. Medang Kampai, Kota Dumai – Riau,” ungkapnya.

Dari keterangan tersangka, lanjut Kombes Pol Sulistyo mengatakan, yang diamankan, didapat keterangan bahwa mereka dikendalikan oleh pelaku lainnya dan tim segera melakukan pengejaran.

Tepat pukul 11:45 WIB diamankan pelaku lainnya bernama RAD di daerah Gang Jambu, Jln. Lintas Duri – Dumai, RIAU. Selanjutnya petugas membawa keempat tersangka untuk diamankan sementara di Kantor BNNK Dumai.

Berdasarkan pengakuan RAD, dia dikendalikan oleh LAN yang berdasarkan pengakuan RAD tinggal di sekitar kota Duri. Tim lalu melakukan pengejaran ke kota Duri. Namun sampai dengan 10 jam melakukan pengejaran, tim tidak berhasil menemukan LAN kemudian, Sabtu (18 Mei 2019) sekitar pukul 04:00 WIB, tim mendapatkan informasi bahwa tersangka LAN sudah melarikan diri ke arah pedalaman Sontang, Provinsi Riau. Untuk sementara tersangka LAN akan dijadikan DPO.

Adapun para tersangka yang berhasil diringkus petugas yakni: RP, HS alias TONI, IK dan RAD alias GOPLAK kemudian dari kawanan tersangka diamankan satu (1) unit mobil fortuner, satu (1) unit mobil avanza, beberapa handphone, beberapa kartu identitas tersangka serta barang bukti BB sebanyak 50 bungkus / 52 Kg diduga Narkotika jenis Methamphetamine (sabu) yang dikemas dalam bungkusan teh merk GUANYINWANG dan beberapa kemasan dengan simbol KAISAR BINTANG LIMA, kurang lebih +/- 23 ribu butir pil diduga Narkotika jenis Ekstasi yang terdiri dari 3 tipe: berwarna hijau dan berbentuk katak; berwarna biru dan bertuliskan LEGO; serta berwarna hijau kekuningan dan berbentuk “minion”. Selanjutnya tim akan mulai melakukan penyidikan sedangkan kawanan Tersangka dan barang bukti akan dibawa ke BNN RI, Jakarta,” jelas Perwira Melati Tiga.

(Riau, MC)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!